This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

wiro sableng

Wiro Sableng atau Pendekar 212, adalah nama tokoh fiksi dalam seri buku yang ditulis oleh Bastian Tito. Wiro terlahir dengan nama Wira Saksana yang sejak bayi telah digembleng oleh gurunya yang tekenal di dunia persilatan dengan nama Sinto Gendeng.Wiro adalah seorang pendekar dengan senjata Kapak Maut Naga Geni 212 dan memiliki rajah "212" di dadanya. Wiro memiliki banyak kesaktian yang diperoleh selama petualangannya di dunia persilatan, dari berbagai guru.
Senjata Wiro Sableng:
Kapak Maut Naga Geni 212
Senjata utama Wiro Sableng. Sebuah kapak besar bermata dua, dengan gagang berupa seruling dan ujung gagang berbentuk kepala naga. Di masing-masing mata kapak terukir angka 212. Di seri pertama Wiro Sableng : "Empat Berewok dari Goa Sanggreng", dikatakan bahwa kapak ini terbuat dari logam dan gading. Mulut ukiran naga dapat menembakkan jarum-jarum beracun, dengan jalan menekan tombol rahasia pada kapak. "Seruling" di gagang kapak dapat ditiup dan mengeluarkan suara yang sangat dahsyat. Beberapa musuh WIro Sableng yang tidak dapat dibunuh dengan kesaktiannya yang lain, dapat dikalahkan atau dibunuh dengan bunyi seruling ini, misalnya : Dewi Siluman dari Bukit Tunggul pada episode Dewi Siluman dari Bukit Tunggul, atau nenek Arashi pada episode Pendekar Gunung Fuji. Kapak ini baru dapat digunakan dengan mengerahkan tenaga dalam. Tebasannya terlihat seperti sinar putih dan mengeluarkan bunyi seperti dengungan ratusan tawon. Kapak ini juga mengandung racun mematikan. Pada episode Tiga Setan Darah dan Cambuk Api Angin, di akhir episode, pemegang Cambuk Api Angin terbunuh oleh racun ini, setelah tangannya putus ditebas Kapak Maut Naga Geni 212.
Batu Hitam 212
Batu hitam (batu bara? coal briquette?) seukuran telapak tangan orang dewasa, berukir angka 212. Jika batu hitam ini diadu dengan mata Kapak Maut Naga Geni 212, dapat memercikkan semburan api besar yang sangat panas.
Bintang 212
Senjata rahasia berbentuk bintang dengan ukiran angka 212, digunakan dengan cara dilemparkan, seperti senjata "shuriken" milik ninja. Bintang 212 digunakan dalam episode Keris Tumbal Wilayuda dan Rahasia Lukisan Telanjang
Beberapa kesaktian Wiro Sableng:
Pukulan Sinar Matahari
Diajarkan Sinto Gendeng alias Sinto Weni. Berupa sinar menyilaukan berwarna putih keperakan yang sangat panas. Diawali dari sinar putih keperakan memancar dari tangan, kemudian tangan digerakkan dengan gerakan memukul, dan sinar putih perak itu ditembakkan kepada lawan (energy blast/energy shot). Kekuatan pukulan ini adalah suhu yang sangat tinggi, dan dalam episode Halilintar Di Singosari, pukulan Sinar Matahari disebutkan dapat melumerkan borgol besi.
Pukulan Angin Es
Diajarkan Sinto Gendeng. Berupa suhu yang sangat dingin. Mampu membuat lawan tak dapat bergerak karena sangat kedinginan. Gerakannya berupa mengangkat kedua tangan lalu telapak tangan dikembangkan dan diputar perlahan-lahan, kemudian suhu udara di sekitar lokasi mulai dingin dan dapat membuat lawan yang dituju menjadi kaku seperti salju. Ilmu kesaktian ini biasa digunakan Wiro sewaktu menghadapi musuh yang mempunyai kesaktian berintikan api atau panas. Mayat Hidup dari Gunung Klabat dikalahkan Wiro dengan pukulan ini.

Pukulan Angin Puyuh
Diajarkan Sinto Gendeng. Berupa hempasan angin yang sangat deras.
Pukulan Dewa topan menggusur gunung
Diajarkan Tua Gila. Berupa hempasan angin yang sangat deras.
Pukulan Benteng Topan melanda samudera
Berupa hempasan angin yang sangat deras.
Pukulan Kunyuk melempar buah
Berupa hempasan angin yang deras dan berat, seperti sebongkah batu besar yang dilemparkan.
Ilmu silat Orang Gila
Diajarkan Tua Gila, guru Wiro di Pulau Andalas (sekarang Pulau Sumatera). Berupa gerakan-gerakan silat (martial arts) yang terlihat ngawur dan mirip gerakan orang gila, namun sangat berbahaya. Ilmu silat terdiri dari jurus-jurus, dan salah satu jurusnya yang terkenal adalah "Orang gila mengebut lalat".

malin kundang

sinopsis malin kundang

ikhsan yulianto cah kamonganMalin Kundang ini adalah seorang keluarga miskin yang hidup di sebuah gubug, dia adalah anak satu-satunya di keluarganya, dan pada suatu ketika ayahnya yang seorang nelayan itu berlayar hentah kapan kembali sehingga ibunya menggantikan posisi ayahnya untuk mencari nafkah.

Malin Kundang  adalah anak yang cerdas tapi dia nakal dan suatu hari dia terjatuh karena tersandung batu, dan dilengannya ada bekas luka, lukanya itu tidak bisa hilang dan setelah beranjak dewasa Malin Kundang merasa kasian dengan orang tuanya itu dan dia memutuskanuntuk mancari nafkah di negera seberang.

Pada awalnya ibunya tidak setuju dengan maksudnya Malin Kundang itu, tetapi Malin Kundang mendesak ibunya dan dengan berat hati ibunya mengijinkan Malin untuk merantau ke negeri seberang.

Selama di kapal Malin Kundang banyak belajar tentang  ilmu pelayaran dari para awak-awak kapal yang sudah berpengalaman, dan pada suatu hari datanglah bajak laut menyerang kapal yang dinaiki Malin Kundang, seluruh awal kapal mati , tak ada satupun yang tersisah , tapai syukurlah Malin Kundang terselamatkan.

Dia terdampar samapai di sebuah desa yang sangat subur, dan berkat bantuan warga desa selamatlah dia. karena kegigihan dan keuletannya dia bekerja. lama-kelamaan Malin Kundang berhasil menjadi orang yang kaya raya. dia mempunyai banyak kapal dan akan buahnya lebih dari 100 orang.

Setelah menjadi orang kaya Malin Kundang mempersunting seorang wanita untuk dijadikan istrinya, berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya dan sudah mempunyai istri terdengar oleh ibunya, dan ibunya merasa senang setiap hari dia pergi kedermaga untuk melihat-lihat kapan anaknya itu akan pulang.
Pada suatu hari Malin dan istrinya melakukan pelayaran, dan singgah tepat di kesa tempat dia dilahirkan, pada waktu itu ibunya yang setiap hari menuggu kedatangannya berfikir bahwa itu adalah anaknya yang talah lama menghilang, dan diapun langsung memeluknya dan berkata Malin Kundang anakku, Malin Kundang kemudian melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh, Malin berkata : "Seenaknya saja engkau mengaku-ngaku sebagai ibuku" karena Malin Kundang malu dengan ibunya yang memakai baju copang-camping, kemudian istrinya berkata : " wanita itu ibumu ?" dan Malin Kundang menjawab : "tidak dia adalah seorang wanita miskin yang berpura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapat hartaku.

Mendengan perlakuan dan perkataan anaknya itu ibunya sangat marah, dia tidak menduga anaknya itu menjadi anak yang durhaka karena kemarahannya yang memuncak, itunya itu menegadahkan tangannya sambil berkata " Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu". Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang, setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.

surat kecil untuk tuhan

Apalah artinya hidup bila anda hanya memiliki sebuah kesempatan untuk berpikir
bagaimana anda hidup lebih lama lagi?
ini adalah sebuah kisah nyata yang terjadi pada seorang anak bernama gitta sassa wanda cantika mantan artis cilik era tahun 1998an.. gadis cilik berusia 13 tahun yang divonis mengalami kanker ganas yang nyaris membuat wajahnya menjadi tampak seperti monster. dokter mengvonis gitta akan mati dalam waktu 5 hari bila tidak melakukan operasi. tapi orang tuanya tidak tega buat melihat separuh
wajah dari putrinya harus hilang karena operasi. dan terlebih gitta seorang gadis bagaimana
dia menatap masa depannya.
kasus kanker ganas tersebut baru pertama kali terjadi di Indonesia. dan menjadi perdebatan
karena kanker tersebut biasa hanya terjadi pada orang tua. tuhan memang maha adil dengan segala upaya akhirnya orang tua si anak mendapatkan kesempatan untuk sembuh setelah
bertahan selama 6 bulan melalui kemotrapi yang bisa kalian bayangkan bertapa menyakitkan sebuah kemotrapi yang terjadi satu kali bisa membuat rontok semua helai rambut di tubuh.
dan itu terjadi sebanyak 25 kali pada seorang gadis kecil itu sembuh.
ketika semua orang bersuka cita pada kesembuhan gitta. rupanya kesempatan sembuh itu hanya sebuah kesempatan. kanker itu datang kembali dengan menjadi lebih ganas. gitta pun pasrah melewatkan hidupnya dengan kanker yang semakin mengganas wajahnya hingga menyentuh paru parunya. hebatnya dari gadis ini. ia nekad ingin sekolah dengan keadaan seperti ini. hinaan bahkan cacian dari orang orang yang melihatnya tidak ia pedulikan. yang paling menyedihkan adalah. ketika ujian kenaikan kelas disaat ujian tangannya tak mampu lagi bergerak hingga hidungnya mimisan ia masih ingin terus ujian dan lulus naik kelas. tekadnya begitu hebat sampai sampai ibu megawati memberikan penghargaaan khusus padanya sebagai siswa teladan.
tapi inilah kehidupan. Tuhan punya rencana lain padanya. dan akhirnya ia harus pergi setelah 3 tahun mendekap dengan kanker ganas tersebut, bayangkan hidup dengan kanker ganas selama 3 tahun tanpa pernah mengeluh bahkan ia selalu tegar. hingga Tuhan menjemputnya.

laskar pelangi

Sebuah adaptasi sinema dari novel fenomenal LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata.
Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadyah menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa, Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara), serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong, Belitong. Sebab kalau tidak mencapai 10 murid yang mendaftar, sekolah akan ditutup.
Hari itu, Harun, seorang murid istimewa menyelamatkan mereka. Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh Bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan.
5 tahun bersama, Bu Mus, Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaannya masing masing, berjuang untuk terus bisa sekolah. Di antara berbagai tantangan berat dan tekanan untuk menyerah, Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka.
Di tengah upaya untuk tetap mempertahankan sekolah, mereka kehilangan sosok yang mereka cintai. Sanggupkah mereka bertahan menghadapi cobaan demi cobaan?

Film ini dipenuhi kisah tentang tantangan kalangan pinggiran, dan kisah penuh haru tentang perjuangan hidup menggapai mimpi, serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup manusia, dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia.

malaikat tanpa sayap


Film ini menceritakan perjalanan cinta dua remaja, Vino (Adipati Dolken) dan Mura (Maudy Ayunda) yang kisah cintanya diancam oleh sesuatu hal yang pasti akan dialami oleh setiap manusia, yaitu kematian.
Vino yang berasal dari keluarga kaya raya mendadak jatuh miskin. Semenjak itu hidupnya menjadi gelisah dan dirinya mulai mempertanyakan apa arti hidupnya di dunia. Sementara Mura, yang harus bergelut dengan waktu untuk berjuang melawan penyakitnya, mempersoalkan tentang kematian. Sampai dirinya menyatakan, ” Kita hanya punya pilihan buat jalanin hidup? Tapi kita enggak punya pilihan buat mati.”
Mereka berdua kemudian bertemu di sebuah rumah sakit dan dari sini perjalanan cinta mereka dimulai. Vino merasa nyaman di dekat Mura. Setelah itu, kegelisahan-kegelisahan yang mereka berdua alami pun mulai terungkap. Intinya, di film besutan Rako Prijanto ini diperlihatkan bagaimana setiap tokoh menyelesaikan masalah mereka masing-masing.
Selain dibintangi Adipati dan Maudy, film ini juga menampilkan Surya Saputra, Kinaryosih, Ikang Fawzi, Agus Kuncoro, dan pemain lainnya. Film tersebut akan beredar di bioskop kesayangan Anda mulai 9 Februari mendatang. (Arie)